Bagi seorang muslim, akan ada satu bulan yang selalu dinanti-nantikan dalam satu tahun kalender. Kedatangannya bak oasis di tengah gersangnya gurun pasir. Bahkan di beberapa tempat di Indonesia, banyak tradisi yang dilakukan untuk menyambut datangnya bulan tersebut. Dialah bulan Ramadhan yang Allah tempatkan di dalamnya banyak kemuliaan. Kemuliaan Ramadhan tidak sekedar perihal waktu, tapi di dalamnya juga terdapat banyak peristiwa agung, salah satunya turunnya Al-Quran dari lauh Mahfudz ke langit bumi. Di dalamnya juga terdapat satu malam yang bila dibandingkan malam itu dengan malam lainnya dalam satu tahun, perbandingannya keutamaannya lebih dari 1000 bulan. Artinya, siapapun yang melakukan kebaikan saat malam itu tiba, ia dianggap melakukan kebaikan selama seribu bulan. Dialah mala lailatul qadr. Pada bulan Ramadhan pula, umat muslim di seluruh dunia, diwajibkan untuk menahan diri dari segala sesuatu yang bahkan dihalalkan sebelumnya. Makan dan minum dibatasi, hubungan suami-istri dibatasi, ibadah jawarih (jasmani) ditingkatkan. Ibadah hati semakin ditekanknan. Itulah esensi puasa (shaum) yang dilakukan oleh umat muslim di bulan yang penuh berkah ini. Jika mengacu pada makna katanya, shaum berarti imsak atau menahan. Menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan ibadah puasa itu sendiri. Baik yang membatalkan syariat dari puasa itu sendiri, ataupun yang membatalkan hakikat (esensi) dari ibadah puasa itu. Puasa menjadi sarana terbaik untuk melatih diri agar bisa membatasi keinginan, sekalipun hal yang diinginkan diperbolehkan oleh syariat agama. Manusia dengan segala perangkat kehidupannya dibekali berbagai Hasrat yang disebut dengan nafsu. Karena adanya nafsu, manusia bisa hidup. Manusia mungkin tidak ingin makan jika tidak diberikan nafsu makan. Manusia mungkin tidak akan bisa mempertahankan spesies mereka jika tidak dibekali nafsu seksual yang kemudian diatur dalam ikatan pernikahan. Perangkat hidup bernama nafsu itulah yang kemudian dikontrol selama satu bulan penuh, setelah 11 bulan sebelumnya manusia selalu memenuhi kebutuhan nafsunya. Kontrol atas nafsu ini menjadi penting bagi manusia, sebab jika pengontrolan ini tidak terjadi, manusia tidak ubahnya hewan yang hidup hanya berdasarkan insting mereka. Padahal, dengan perangkat hidup yang lebih lengkap, yang diberikan Allah SWT kepada manusia, derajat manusia lebih tinggi daripada hewan. Karena itulah Allah SWT menyebut manusia sebagai masterpiece penciptaan, ahsani taqwiim. Pada akhirnya, bulan Ramadhan dengan ibadah puasanya bagaikan sebuah madrasah yang di dalamnya belajar para murid yang dibimbing oleh para mursyid. Kita umat muslim yang menjalankan ibadah puasa adalah murid yang ada di dalam madrasah tersebut. Tuntunan syariat yang diajarkan melalui para guru di dalam madrasah, adalah mursyid bagi para murid. Layaknya di sebuah madrasah, seorang murid tidak hanya mengikuti pembelajaran. Namun juga akan diberikan ujian. Diberikan soal evaluasi untuk menentukan apakah murid tersebut layak menapaki pembelajaran selanjutnya atau tidak. Jika murid tersebut tidak layak untuk mengikuti pembelajaran selanjutnya, maka dia harus tinggal kelas, mengulang untuk menamatkan pembelajaran yang ada. Itulah Ramadhan, madrasah bagi para umat muslim di seluruh dunia. Jika kita ingin dinyatakan lulus, dan berpredikat cumlaude, maka ikutilah setiap pembelajaran dengan baik. Agar kita, manusia, dapat kembali mencapai fitrah kita sebagai masterpiece Allah SWT. 95 Views
TIM PMR SMK TI Dwiguna Raih Juara Umum 2 di Ajang PMR Tingkat Wira
CIBINONG – SMK TI DWIGUNA kembali mengukuhkan posisinya sebagai sekolah pencetak generasi berprestasi. Melalui unit kegiatan Palang Merah Remaja (PMR), sekolah ini berhasil meraih prestasi prestisius sebagai Juara Umum II dalam ajang Lomba PMR Tingkat Wira yang digelar pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kompetisi yang berlangsung di SMK Kesehatan Amalia, Cibinong, Kabupaten Bogor ini diikuti oleh berbagai sekolah unggulan di wilayah tersebut. Kemenangan ini tidak didapatkan dengan mudah. Selama berminggu-minggu sebelum perlombaan, para anggota PMR SMK TI DWIGUNA telah menjalani latihan fisik dan pendalaman materi yang sangat intensif. Di bawah arahan pembina yang berdedikasi, mereka mengasah ketangkasan dalam merakit tandu, kecepatan dalam memberikan pertolongan pertama, hingga penguasaan teori kepalangmerahan yang kompleks. Kedisiplinan tinggi dan semangat pantang menyerah menjadi modal utama mereka saat melangkah ke medan laga. Suasana kompetisi di SMK Kesehatan Amalia berlangsung sangat kompetitif. Setiap kategori lomba menuntut fokus yang luar biasa dan kerja sama tim yang sinkron. Namun, tim PMR SMK TI DWIGUNA mampu tampil tenang dan percaya diri. Hasilnya, mereka berhasil mendominasi podium di hampir seluruh kategori yang diperlombakan. Dominasi ini membuktikan bahwa kualitas pembinaan karakter dan keterampilan teknis di SMK TI DWIGUNA berada pada level yang sangat baik. Adapun rincian prestasi luar biasa yang berhasil dikumpulkan oleh kontingen SMK TI DWIGUNA adalah sebagai berikut: Juara Utama I: Tandu Reguler Putra Juara I: Tandu Estafet Juara Utama II: Tandu Tunggal Putra Juara Utama II: Pertolongan Pertama Putra Juara Utama III: Tandu Campuran Juara Utama III: Pertolongan Pertama Putri Juara Utama III: Olimpiade Kepalangmerahan Juara Harapan II: Evakuasi Juara Harapan III: Tandu Reguler Putri Keberhasilan memborong sembilan penghargaan sekaligus ini membawa kebanggaan tersendiri bagi pihak sekolah. Prestasi ini merupakan buah dari sinergi yang harmonis antara dukungan penuh pihak manajemen sekolah, bimbingan strategis dari pembina PMR, serta kerja keras para siswa yang melampaui batas kemampuan mereka. Hal ini menjadi bukti bahwa SMK TI DWIGUNA sangat serius dalam memfasilitasi minat dan bakat siswa di luar bidang akademik. Raihan Juara Umum II ini diharapkan tidak hanya menjadi catatan sejarah baru di lemari piala sekolah, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi seluruh siswa lainnya. Semangat kemanusiaan yang menjadi landasan kegiatan PMR diharapkan terus mengakar dalam diri setiap siswa, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang terampil, berkarakter kuat, dan memiliki empati tinggi terhadap sesama. Dengan pencapaian gemilang ini, SMK TI DWIGUNA semakin memantapkan komitmennya untuk terus membawa nama baik sekolah ke tingkat yang lebih tinggi, baik dalam bidang kompetisi keterampilan maupun dalam aksi-aksi kemanusiaan di masa depan. 222 Views
Hasil Psikotes Gelombang 2 Tahun Pelajaran 2025/2026
Sesuai dengan pelaksanaan psikotes dan wawancara Gelombang 2 pada tanggal 03 Mei 2025 lalu, kami telah melakukan evaluasi terhadap seluruh calon peserta didik baru. Berdasarkan hasil penilaian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar calon peserta didik memiliki potensi akademik yang baik Informasi lengkap mengenai hasil penilaian tersebut terlampir. 301 Views
Siswa SMK TI Dwiguna Raih Medali Emas di Kejuaraan Pencak Silat Indonesia
Ahmad Wafiy Ghoisani, siswa SMK TI Dwiguna kelas 12 PPLG berhasil meraih medali emas dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Indonesia Paku Bumi Open Championship 13 2025. Kejuaraan bergengsi ini berlangsung di Gelora Si Jalak Harupat, Bandung, dan diikuti oleh ratusan pesilat di Indonesia. IPSI Paku Bumi Open 13 Championship 2025 merupakan ajang yang sangat kompetitif. Kejuaraan ini diikuti oleh pesilat-pesilat terbaik dari Indonesia, sehingga persaingan sangat ketat. Keberhasilan Ahmad Wafiy Ghoisani meraih medali emas di ajang ini menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan yang sangat baik dan berpotensi untuk menjadi atlet pencak silat yang hebat. Prestasi yang diraih oleh Ahmad Wafiy Ghoisani dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus mengembangkan diri dan meraih impiannya. Dengan kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang tinggi, setiap orang dapat meraih kesuksesan di bidang yang diminati. Keberhasilan Ahmad Wafiy Ghoisani juga menjadi harapan bagi perkembangan pencak silat di Indonesia. Diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mempelajari dan mengembangkan seni bela diri khas Indonesia ini. Dengan demikian, pencak silat dapat terus berkembang dan meraih prestasi di tingkat internasional. Selamat kepada Ahmad Wafiy Ghoisani atas prestasi yang telah diraih. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi awal dari kesuksesan-kesuksesan lainnya di masa depan. 224 Views
Warna Lampu Kendaraan: Lebih dari Sekadar Cahaya, Ini Soal Nyawa!
Pernahkah Anda memperhatikan betapa beragamnya warna lampu yang menghiasi kendaraan di jalan raya? Dari lampu depan yang menyilaukan di malam hari hingga lampu rem yang menyala merah saat kita mengerem, setiap warna memiliki makna dan fungsinya masing-masing. Aturan warna lampu kendaraan bukanlah sekadar ketentuan yang dibuat-buat, melainkan sebuah bahasa universal yang memungkinkan pengendara saling berkomunikasi tanpa harus berbicara. Bayangkan jika semua kendaraan bebas menggunakan warna lampu sesuka hati. Tentu saja akan terjadi kekacauan di jalan raya. Pengendara akan kesulitan memahami maksud dari setiap cahaya yang mereka lihat, sehingga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk memahami dan mematuhi aturan warna lampu kendaraan. Artikel Warna Lampu Kendaraan: Lebih dari Sekadar Cahaya, Ini Soal Nyawa! Muhammad Syah RezaJanuary 25, 2025 Pendidikan dan Pelatihan Hasil Psikotes Gelombang 1 Tahun Pelajaran 2025/2026 Muhammad Syah RezaJanuary 12, 2025 Kegiatan Siswa Schoolmeeting 2024: Sukses Jalin Persahabatan dan Kembangkan Bakat OSIS Divisi KreatifJanuary 4, 2025 Kegiatan Siswa DIVE: Eksplorasi Kreativitas Siswa SMK TI Dwiguna di Classmeeting OSIS Divisi KreatifJanuary 4, 2025 Kegiatan Siswa SMK TI DWIGUNA Rayakan HGN dengan Semangat Kebersamaan OSIS Divisi KreatifJanuary 4, 2025 Fungsi Utama Warna Lampu Kendaraan Warna lampu kendaraan memiliki tiga fungsi utama, yaitu sebagai alat komunikasi, penanda keberadaan, dan penunjuk arah. Sebagai alat komunikasi, warna lampu memungkinkan pengendara saling memberikan sinyal tentang niat mereka. Misalnya, lampu sein yang berwarna kuning atau oranye menunjukkan bahwa pengendara akan berbelok atau berpindah jalur. Sementara itu, lampu rem yang berwarna merah memberikan sinyal kepada kendaraan di belakang untuk mengurangi kecepatan atau berhenti. Selain sebagai alat komunikasi, warna lampu juga berfungsi sebagai penanda keberadaan kendaraan. Lampu depan yang menyala terang di malam hari membuat kendaraan kita lebih mudah terlihat oleh pengendara lain. Begitu pula dengan lampu belakang yang berwarna merah, berfungsi sebagai tanda keberadaan kendaraan bagi pengendara di belakang. Terakhir, warna lampu juga berfungsi sebagai penunjuk arah. Lampu sein yang berkedip menunjukkan arah yang akan dituju oleh kendaraan. Dengan mengetahui arah tujuan kendaraan lain, pengendara dapat mengantisipasi gerakan kendaraan tersebut dan menghindari terjadinya tabrakan. Aturan Warna Lampu Kendaraan Di Indonesia, aturan warna lampu kendaraan telah diatur secara jelas dalam undang-undang. Aturan ini bertujuan untuk menciptakan ketertiban dan keamanan di jalan raya. Berikut adalah beberapa aturan warna lampu kendaraan yang perlu Anda ketahui: Lampu Depan: Warna putih atau kuning. Putih umumnya digunakan untuk penerangan jarak jauh, sedangkan kuning sering digunakan untuk lampu kabut. Lampu Belakang: Warna merah. Warna ini mudah terlihat dari jarak jauh dan berfungsi sebagai tanda keberadaan kendaraan. Lampu Rem: Warna merah, dengan intensitas cahaya yang lebih terang dari lampu belakang. Lampu Sein: Warna kuning atau oranye. Menunjukkan niat pengendara untuk berbelok atau berpindah jalur. Lampu Hazard: Warna merah, digunakan dalam kondisi darurat atau ketika kendaraan berhenti di bahu jalan. Mengapa Aturan Warna Penting? Aturan warna lampu kendaraan sangat penting karena beberapa alasan. Pertama, aturan ini menciptakan keseragaman sehingga semua pengendara dapat dengan mudah memahami makna dari setiap warna lampu. Kedua, aturan warna juga membantu meningkatkan keselamatan di jalan raya dengan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan. Ketiga, aturan warna lampu kendaraan juga merupakan bentuk kepatuhan terhadap hukum. Konsekuensi Pelanggaran Pelanggaran terhadap aturan warna lampu kendaraan dapat berakibat fatal. Selain dapat menyebabkan kecelakaan, pelanggar juga akan dikenakan sanksi tilang dan denda. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku. Tips Tambahan Periksa Kondisi Lampu: Pastikan semua lampu kendaraan berfungsi dengan baik dan tidak ada yang mati atau redup. Gunakan Lampu Sesuai Kondisi: Sesuaikan penggunaan lampu dengan kondisi jalan dan cuaca. Jaga Jarak Aman: Meskipun lampu kendaraan berfungsi dengan baik, tetap jaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Warna lampu kendaraan bukanlah hal yang sepele. Aturan warna yang ada telah dirancang untuk menjaga keselamatan semua pengguna jalan. Dengan memahami dan mematuhi aturan ini, kita turut berkontribusi dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan nyaman. Mari jadikan berkendara sebagai aktivitas yang menyenangkan dan bertanggung jawab. 404 Views
Hasil Psikotes Gelombang 1 Tahun Pelajaran 2025/2026
Sesuai dengan pelaksanaan psikotes dan wawancara Gelombang 1 pada tanggal 11 Januari 2025 lalu, kami telah melakukan evaluasi terhadap seluruh calon peserta didik baru. Berdasarkan hasil penilaian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar calon peserta didik memiliki potensi akademik yang baik Informasi lengkap mengenai hasil penilaian tersebut terlampir. 498 Views
Funbike Merdeka: Gowes Seru, Solidaritas Tinggi untuk Palestina
Hari Kamis, 22 Agustus 2024, SMK Kebersamaan sukses menggelar Fun Bike yang penuh semangat dan kebersamaan! Start dari SMK Media Teknologi, para peserta bersemangat mengayuh sepeda menuju garis finish di SMK Kesehatan Bhakti Insani. Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Bapak Direktur Bapak Dr.Nurdin Budiyanto M. Pd, memberikan semangat juang untuk para peserta. Acara ini tidak hanya tentang bersepeda, tetapi juga tentang menunjukkan kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Bapak Direktur Dr.Nurdin Budiyanto M. Pd. “Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun jarak memisahkan, kami tetap bersatu dalam mendukung kemerdekaan dan keadilan bagi rakyat Palestina.” Sepanjang perjalanan, tawa dan canda menghiasi suasana. Rasa lelah terbayar lunas dengan pemandangan indah dan semangat kebersamaan yang tercipta. Puncak acara Fun Bike ini dimeriahkan dengan pembagian jutaan doorprize menarik dan grand prize berupa 1 unit kulkas 2 pintu! hadiah ini merupakan bentuk apresiasi kepada para peserta yang telah mendukung acara ini. Serta penampilan band dari para guru SMK Kebersamaan yang luar biasa! Terima kasih kepada semua peserta, panitia, dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya Fun Bike ini. Semoga acara ini dapat mempererat tali silaturahmi dan memberikan kenangan indah bagi kita semua 277 Views
Sukseskan Implementasi Kurikulum Merdeka, SMK TI Dwiguna Gelar IHT
Depok, 29-31 Juli 2024 – SMK TI Dwiguna sukses menyelenggarakan In House Training (IHT) dan Workshop selama tiga hari penuh, mulai tanggal 29 hingga 31 Juli 2024. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh dewan guru ini bertujuan untuk meningkatkan mutu guru dan membekali mereka dengan keterampilan dalam pembuatan perangkat pembelajaran. Dengan mengusung tema peningkatan mutu guru, IHT ini menghadirkan narasumber-narasumber kompeten di bidang pendidikan. Pada hari pertama, Ibu Dra. Hj. Diah Rosmaita, M.Pd., Pengawas Pembina KCD Wilayah 2 Provinsi Jawa Barat, memberikan materi inspiratif tentang peningkatan kualitas profesional guru dan implementasi kurikulum merdeka. Materi ini memberikan wawasan terbaru bagi para guru mengenai perkembangan pendidikan terkini dan pentingnya peran guru dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila. Hari kedua, giliran Bapak Drs. Warjon, M.Pd., Pengawas Pembina KCD Wilayah 1 Provinsi Jawa Barat, yang berbagi pengetahuan mengenai analisis Capaian Pembelajaran (CP), Asesmen Tugas Pembelajaran (ATP), dan pembuatan modul ajar. Materi ini sangat bermanfaat bagi para guru dalam merancang pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan tuntutan kurikulum. Selain materi yang padat, IHT ini juga dimeriahkan dengan berbagai ice breaking dan games seru yang dipandu oleh Tim BK SMK Kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan suasana yang menyenangkan, tetapi juga mempererat hubungan antar sesama guru. Maman Fernandy, S.Kom, M.Pd menyatakan (Kepala Sekolah SMK TI Dwiguna), “IHT ini merupakan salah satu upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di SMK TI Dwiguna. Kami berharap dengan bekal ilmu yang diperoleh, para guru dapat memberikan pembelajaran yang lebih berkualitas bagi siswa-siswi kami.” Fia Dwi Natasha mengungkapkan, “IHT ini sangat bermanfaat bagi saya. Materi yang disampaikan oleh para narasumber sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab saya sebagai guru. Selain itu, suasana yang kondusif membuat saya merasa lebih semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri.” Dengan terselenggaranya IHT ini, diharapkan kualitas pendidikan di SMK TI Dwiguna dapat terus meningkat dan menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. 266 Views
Tebarkan Kebaikan di Momen Istimewa, SMK TI Dwiguna Qurban 2 Ekor Sapi
Pada hari Selasa, 12 Dzulhijjah 1445 H, suasana SMK TI Dwiguna dipenuhi dengan keceriaan dan semangat kebersamaan dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha. Segenap dewan guru dan staf sekolah berkurban 2 ekor sapi untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar. Acara penyembelihan hewan kurban diawali dengan dzikir bersama yang khusyuk, dipimpin oleh salah satu dewan guru. Setelah dzikir selesai, proses penyembelihan hewan kurban pun dilaksanakan dengan tertib dan lancar, sesuai dengan syariat Islam. Berikut nama-nama dewan guru yang berkurban di SMK TI Dwiguna: 1. Afina mulia hazh binti Rafiudin2. Sefhia Rini Andeslin binti Deni Waldi3. Sugiatno bin Sugiri Harjo Sumadi 4. Lugiarto bin karmin5. M. Syah Reza bin Abdullah6. Siska Rahmadani binti Sirjon Efendi Daging hewan kurban kemudian diolah menjadi berbagai hidangan lezat dan dibagikan kepada masyarakat sekitar sekolah, termasuk fakir miskin, anak yatim piatu, dan kaum dhuafa. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari ibadah kurban, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan dan kepedulian sosial antar warga sekolah dan masyarakat sekitar. Semangat kebersamaan dan kegotongroyongan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus dilestarikan, tidak hanya saat Idul Adha, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. 282 Views
SMK TI Dwiguna Berikan Penghargaan Kepada Ketua OSIS di Wisuda Purnasiswa
Depok, 25 Mei 2024 – Momen wisuda purnasiswa SMK TI Dwiguna tahun ini terasa istimewa dengan pemberian penghargaan kepada Ketua OSIS, Olivia Zalina Harbi. Penghargaan ini diberikan atas dedikasinya yang luar biasa dalam memimpin organisasi siswa dan membawa berbagai perubahan positif bagi sekolah. Olivia Zalina Harbi telah memimpin OSIS SMK TI Dwiguna selama periode 2022/2023. Di bawah kepemimpinannya, OSIS telah berhasil menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi siswa. Selain itu, Olivia Zalina Harbi juga aktif dalam meningkatkan prestasi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah SMK Kesehatan Bhakti Insani, Bapak Maman Fernandy, S.Kom, M.Pd kepada Olivia Zalina Harbi dalam acara wisuda yang dihadiri oleh seluruh siswa, orang tua, dan tamu undangan lainnya. “Saya sangat bangga dengan prestasi Olivia Zalina Harbi,” kata Bapak Sekolah Maman Fernady, S.Kom, M.Pd “Dia telah menjadi pemimpin yang luar biasa bagi OSIS dan telah membawa banyak perubahan positif bagi sekolah. Saya harap dia dapat terus berkarya dan menjadi kebanggan sekolah ini.” Olivia Zalina Harbi merasa terharu atas penghargaan yang diberikan kepadanya. “Saya tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan ini,” katanya. “Saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk sekolah ini dan membantu teman-teman saya untuk mencapai prestasi yang terbaik.” Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswa lainnya untuk aktif dalam organisasi dan berkontribusi positif bagi sekolah. 276 Views