HARI KESEHATAN INTERNASIONAL “ My Health, My Right”
Depok, 7 April – Hari Kesehatan Internasional diperingati setiap tanggal 7 April setiap tahunnya. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia akan pentingnya menjaga kesehatan serta mendorong upaya global dalam meningkatkan kualitas hidup manusia. Hari ini pertama kali diperingati pada tahun 1950, bertepatan dengan berdirinya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 1948.
Pada tahun 2026, tema Hari Kesehatan Internasional adalah “ My Health, My Right” (Kesehatanku, Hakku), yang menegaskan bahwa setiap orang berhak mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak tanpa diskriminasi.
Peringatan ini juga bertujuan untuk mengajak masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, Hari Kesehatan Internasional mendorong pemerintah di berbagai negara untuk terus meningkatkan kualitas dan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Menurut World Health Organization (WHO), cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) masih belum dirasakan oleh jutaan orang di dunia. Bahkan, lebih dari 50% populasi global belum mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Selain itu, penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes, dan kanker menjadi penyebab utama kematian, yaitu sekitar 74% dari total kematian global. Di sisi lain, masalah kesehatan mental juga menjadi perhatian serius, di mana diperkirakan 1 dari 8 orang di dunia mengalami gangguan mental.
Di Indonesia sendiri, masalah kesehatan juga masih menjadi tantangan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan stroke masih mendominasi penyebab kematian. Selain itu, masih terdapat ketimpangan akses layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Masalah kesehatan mental juga mulai meningkat, terutama di kalangan remaja akibat tekanan sosial dan penggunaan media digital.
Menurut saya, menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab setiap individu. Banyak orang yang sebenarnya sudah mengetahui pentingnya pola hidup sehat, tetapi masih sulit untuk menerapkannya secara konsisten. Oleh karena itu, kesadaran diri menjadi kunci utama. Hal-hal sederhana seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan.
Peran masyarakat dan pemerintah sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan. Masyarakat diharapkan mampu menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari serta aktif mengikuti berbagai edukasi kesehatan. Di sisi lain, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai, mengadakan kampanye kesehatan secara berkala, serta menjamin akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat.
Hari Kesehatan Internasional menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Dengan menjaga pola hidup sehat dan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
Artikel by : Windy Pratiwi
Edited by : Dicky Santoso, S.I.Kom


