DEPOK – Tim Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMK TI Dwiguna sukses menorehkan prestasi membanggakan pada ajang bergengsi KS Expo 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan di SMK Kokoronosiji pada Sabtu, 22 November 2025.
Ajang ini menjadi panggung pembuktian bagi seluruh anggota tim PMR SMK TI Dwiguna yang telah mengerahkan kemampuan terbaik mereka. Persaingan ketat dari berbagai sekolah se-Jawa Barat tidak menyurutkan semangat juang anak-anak Dwiguna dalam menunjukkan keterampilan taktis di bidang kepalangmerahan.
Dari beberapa kategori yang diikuti, berikut adalah daftar torehan prestasi yang berhasil diraih oleh delegasi PMR SMK TI Dwiguna:
Juara 1 Utama – Kategori Tandu Ganda Putri (Widia Sufiani & Dliya Zhafirah)
Juara 1 Utama – Kategori Pertolongan Pertama Putri (Vanesa Anggraini, Fathira Hermawan, & Tasya Anjani)
Juara 3 Utama – Kategori Tandu Ganda Putri (Zaskia Nur Alviana Dewi & Zyifa Nurazizah)
Juara Harapan 1 – Kategori Tandu Ganda Putra (Muhammad Nawawi Idris & Aldi Wiranata)
Pencapaian ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi seluruh warga sekolah. Namun, di balik piala yang berhasil dibawa pulang, esensi utama dari kompetisi ini adalah proses panjang, kerja keras, serta solidaritas yang terbentuk di antara seluruh anggota tim selama masa latihan.
Pembina PMR SMK TI Dwiguna menyampaikan bahwa setiap anggota delegasi yang berangkat, baik yang berhasil membawa pulang piala maupun yang belum beruntung lolos ke babak utama, adalah juara yang sebenarnya.
“Semua anak-anak yang berangkat ke ajang KS Expo 2025 telah berjuang luar biasa. Kompetisi bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan tentang bagaimana kita belajar dari pengalaman, mengevaluasi diri, dan tetap solid sebagai satu keluarga PMR SMK TI Dwiguna. Prestasi ini adalah milik kita bersama,” ungkapnya.
Pihak sekolah mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh delegasi PMR Wira SMK TI Dwiguna yang telah mengharumkan nama sekolah. Semoga pengalaman berharga di akhir tahun 2025 ini menjadi batu loncatan untuk terus berkembang, mempererat jiwa kemanusiaan, dan tetap rendah hati dalam melangkah.








