Depok, 09 Oktober 2026 — Pertemuan orang tua siswa kelas XII menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan dan memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan peserta didik. Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi, menyampaikan program sekolah, serta penyamaan visi dalam mempersiapkan siswa menghadapi tahun terakhir pendidikan dan merencanakan masa depan. Acara diawali pada pukul 07.30 WIB dengan kegiatan dzikir dan tahlil yang dipimpin oleh Ust. Hasan Nadawi. Suasana khidmat mengawali rangkaian kegiatan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama agar seluruh proses pendidikan siswa kelas XII berjalan lancar dan memperoleh keberkahan. Selanjutnya pada pukul 08.00 WIB kegiatan dilanjutkan dengan muhasabah yang dipimpin oleh Ust. Kiai Ahmad Mubarok. Melalui kegiatan ini, orang tua diajak untuk melakukan refleksi diri serta menyadari pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kebaikan, dan mendampingi putra-putri mereka selama menjalani proses pendidikan. Memasuki pukul 08.30 WIB, Bapak M. Hilman menyampaikan pemaparan mengenai program kelas XII . Dalam sesi ini, orang tua mendapatkan penjelasan mengenai berbagai program dan agenda yang perlu dipersiapkan oleh siswa selama menjalani tahun terakhir di sekolah. Dukungan keluarga dan komunikasi yang baik dengan pihak sekolah diharapkan dapat membantu siswa mencapai hasil belajar yang optimal. Acara kemudian dilanjutkan dengan Sambutan dari Bapak Dr. Nurdin Budiyanto, M.Pd. Sambutan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat komitmen bersama antara sekolah dan orang tua untuk mendukung perkembangan peserta didik. Sinergi yang baik diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang positif, membangun karakter, serta mempersiapkan siswa agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. Pukul 08.50 WIB, Bapak Kepala Sekolah menyampaikan pemaparan mengenai Program UAT 2026 . Sesi ini memberikan informasi kepada orang tua mengenai program sekolah yang direncanakan beserta persiapan yang perlu diperhatikan. Melalui penyampaian tersebut, diharapkan orang tua dapat memahami program sekolah dan berpartisipasi aktif dalam mendukung kelancaran serta keberhasilan pelaksanaannya. Selanjutnya, pada pukul 09.50 WIB, Bapak Suhendri menyampaikan informasi mengenai program kunjungan industri . Program ini diharapkan dapat memperluas wawasan siswa tentang dunia kerja dan lingkungan industri. Selain memberikan pengalaman belajar secara langsung, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan pentingnya keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja sebagai bekal menghadapi masa depan. Pada pukul 10.05 WIB, acara dilanjutkan dengan presentasi dari Universitas Terbuka mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Informasi ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada siswa dan orang tua mengenai alternatif pendidikan lanjutan yang dapat disesuaikan dengan minat, potensi, dan rencana masa depan peserta didik. Selanjutnya, pukul 10.15 WIB, LPK Jepang menyampaikan informasi mengenai pelatihan keterampilan dan peluang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, termasuk kesempatan yang berkaitan dengan Jepang. Melalui sesi ini, siswa dan orang tua diharapkan dapat mengenal lebih jauh berbagai pilihan pengembangan diri setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah. Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada pukul 10.25 WIB dengan pembagian rapor di kelas masing-masing . Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mengetahui perkembangan hasil belajar putra-putri mereka serta berdiskusi dengan pihak sekolah mengenai prestasi, kedisiplinan, dan aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan. Melalui pertemuan orang tua kelas XII ini, diharapkan terjalin komunikasi dan kerja sama yang semakin erat antara sekolah dan keluarga. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan, perhatian, dan keterlibatan aktif dari semua pihak. Dengan kolaborasi yang baik, siswa diharapkan mampu berkembang secara akademik, memiliki karakter yang kuat, serta siap menentukan langkah terbaik untuk masa depan. Bersama sekolah dan orang tua, kita mewujudkan generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, mandiri, dan siap menyongsong masa depan yang gemilang. 36 Views
Gladi Bersih TKA 2026: Wujudkan Siswa SMK TI Dwiguna yang Siap dan Percaya Diri
Depok, 05–08 Oktober 2026 — SMK TI Dwiguna melaksanakan kegiatan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk persiapan sekolah dalam memastikan kesiapan peserta didik sebelum mengikuti pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik yang sesungguhnya. Gladi bersih ini bertujuan memberikan pengalaman kepada siswa dalam mengikuti tahapan tes, sekaligus mengenalkan prosedur pelaksanaan dan tata tertib yang harus dipatuhi. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat memahami alur pelaksanaan ujian dengan lebih baik sehingga mampu mengikuti tes secara tertib, lancar, dan penuh percaya diri. Selain menjadi sarana persiapan bagi peserta didik, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi pihak sekolah untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, termasuk perangkat komputer, jaringan internet, serta kelancaran sistem yang digunakan selama tes berlangsung. Pelaksanaan gladi bersih tersebut menunjukkan komitmen SMK TI Dwiguna dalam mendukung kesiapan akademik siswa serta menciptakan pelaksanaan evaluasi pendidikan yang tertib dan optimal. Persiapan yang matang diharapkan dapat meminimalkan kendala teknis dan meningkatkan kepercayaan diri siswa ketika menghadapi tes yang sebenarnya. Melalui kegiatan ini, SMK TI Dwiguna berharap seluruh peserta didik dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, menjaga kesehatan, meningkatkan kedisiplinan, serta terus belajar agar memperoleh hasil yang maksimal. Dengan persiapan yang matang, semangat belajar, dan doa, siswa SMK TI Dwiguna siap menghadapi Tes Kemampuan Akademik 2026 dengan penuh percaya diri dan optimisme. SMK TI Dwiguna — Bersama Membangun Generasi Kompeten, Berkarakter, dan Berprestasi. 10 Views
SMK TI DWIGUNA mengadakan kegiatan Sosialisasi Pascasarjana Bersama Universitas Pakuan Bogor
Bogor, 2 Oktober 2026 – SMK TI DWIGUNA mengadakan kegiatan Sosialisasi Pascasarjana bersama Universitas Pakuan Bogor Kegiatan ini diikuti oleh para guru dan tenaga pendidik SMK TI DWIGUNA sebagai bagian dari upaya meningkatkan wawasan serta membuka peluang pengembangan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kegiatan sosialisasi ini menjadi kesempatan bagi para guru untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai pendidikan pascasarjana yang ditawarkan oleh Universitas Pakuan Bogor. Melalui kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman lebih luas mengenai pentingnya pengembangan kompetensi dan pendidikan lanjutan bagi tenaga pendidik. Dalam pemaparannya, pihak Universitas Pakuan Bogor menyampaikan berbagai informasi terkait jenjang pendidikan pascasarjana, pilihan program yang tersedia, serta hal-hal yang perlu dipersiapkan bagi para guru yang memiliki rencana untuk melanjutkan pendidikan. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pendidik dalam menentukan langkah pengembangan diri dan karier di bidang pendidikan. Bagi seorang guru, peningkatan kompetensi menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran yang berkualitas. Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tidak hanya menjadi kesempatan untuk menambah pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan profesional, serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan dunia pendidikan. Guru – guru SMK TI DWIGUNA mengikuti kegiatan dengan antusias. Sosialisasi ini juga menjadi ruang untuk berdiskusi dan mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan pascasarjana. Dengan adanya informasi yang lebih lengkap, para guru dapat mempertimbangkan berbagai pilihan yang sesuai dengan bidang, kebutuhan, dan tujuan pengembangan profesional masing-masing. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara SMK TI DWIGUNA dan Universitas Pakuan Bogor dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Hubungan dan komunikasi antara institusi pendidikan sekolah dengan perguruan tinggi diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai bentuk kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua pihak. Melalui kegiatan Sosialisasi Pascasarjana ini, SMK TI DWIGUNA menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung para guru dalam mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kualitas diri. Guru yang terus belajar dan berkembang diharapkan mampu memberikan kontribusi yang semakin baik dalam menciptakan proses pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para guru SMK TI DWIGUNA semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan membuka peluang pengembangan diri melalui pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 31 Views
Kelas XII SMK TI Dwiguna Ikuti Try Out Gunadarma
Depok, 23 September 2026 — Menjelang kelulusan, siswa kelas XII SMK TI Dwiguna terus dibekali dengan berbagai pengalaman yang dapat membantu mereka mempersiapkan langkah setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam Try Out Gunadarma. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk menguji sejauh mana kemampuan yang telah mereka miliki sekaligus merasakan pengalaman mengerjakan soal dalam suasana evaluasi akademik. Melalui try out, siswa tidak hanya dituntut untuk memahami materi, tetapi juga belajar mengatur waktu, meningkatkan ketelitian, serta menentukan strategi yang tepat dalam menyelesaikan setiap soal. Bagi siswa kelas XII, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai pilihan setelah lulus. Sebagian siswa mungkin berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sementara yang lainnya dapat memilih untuk langsung memasuki dunia kerja. Karena itu, kegiatan seperti Try Out Gunadarma dapat menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman sekaligus mengenali kemampuan diri sebelum menentukan langkah selanjutnya. Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta mengikuti try out dengan serius dan berusaha mengerjakan setiap soal dengan kemampuan terbaik mereka. Hasil yang diperoleh nantinya dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui materi yang sudah dikuasai maupun bagian yang masih perlu ditingkatkan. Sebagai sekolah yang terus berupaya mencetak lulusan yang kompeten, berwawasan, dan siap menghadapi berbagai tantangan setelah lulus, SMK TI Dwiguna tidak hanya berfokus pada pembelajaran dan keterampilan sesuai bidang keahlian. Sekolah juga memberikan berbagai kegiatan pendukung yang dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan akademik, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri untuk menentukan langkah berikutnya. Keikutsertaan dalam Try Out Gunadarma menjadi salah satu bentuk dukungan tersebut, sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal lebih jauh dunia pendidikan tinggi dan mempersiapkan diri menghadapi peluang di masa depan. Tidak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran di dalam kelas, SMK TI Dwiguna juga terus mendorong siswa untuk mendapatkan pengalaman yang dapat menunjang kesiapan mereka setelah lulus. Berbagai kegiatan pengembangan akademik dan pengalaman belajar di luar kelas menjadi bagian dari proses untuk membentuk siswa yang memiliki keterampilan, wawasan, serta kesiapan dalam menghadapi dunia pendidikan maupun dunia kerja. Keikutsertaan dalam Try Out Gunadarma pun menjadi salah satu momentum bagi siswa kelas XII untuk mulai mempersiapkan diri secara lebih serius. Setiap soal yang dikerjakan bukan sekadar menjadi sebuah ujian, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar mengenali kemampuan diri, melatih konsentrasi, serta memperbaiki kekurangan yang masih dimiliki. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa kelas XII SMK TI Dwiguna semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan dan tidak ragu dalam mempersiapkan masa depan. Pengalaman yang diperoleh dari kegiatan try out diharapkan dapat menjadi bekal tambahan bagi siswa dalam menentukan pilihan setelah menyelesaikan pendidikan di SMK. Pada akhirnya, perjalanan menuju masa depan membutuhkan proses dan persiapan. Melalui berbagai kegiatan seperti Try Out Gunadarma, siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar, mengevaluasi diri, dan mempersiapkan langkah dengan lebih matang. Terus belajar, terus berkembang, dan jangan takut untuk melangkah lebih jauh. Karena setiap usaha yang dilakukan hari ini adalah bagian dari perjalanan men0 144 Views
Semarak Maulid Nabi, Tanamkan Sifat Nubuwah pada Generasi Gen Z
Depok, 11 September 2026 SMK TI Dwiguna mengadakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, bertempat di Aula Lantai 4 SMK Kebersamaan. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh siswa, guru, panitia, pimpinan, serta tamu undangan dari lingkungan Sekolah Kebersamaan. Tahun ini, Maulid Nabi mengangkat tema “Internalisasi Sifat Nubuwah pada Gen Z untuk Menciptakan Masyarakat Madani.” Tema tersebut mengajak para siswa untuk mengenal sekaligus meneladani sifat dan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil yang dipimpin oleh Bapak Zaenal Fahmi, SS. Suasana aula berlangsung khidmat saat seluruh peserta mengikuti doa dan zikir bersama. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Simtudduror oleh Tim Hadroh Syubbanul Akhyar yang di bimbing oleh Bapak Hasan Nadawi. Lantunan hadroh membuat suasana semakin hangat sekaligus mengingatkan kembali para peserta pada perjuangan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia, Bapak Imam Maula Fikri, S.Kep. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu sehingga kegiatan Maulid Nabi dapat terlaksana. Kebersamaan antara siswa, guru, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Selanjutnya, Bapak Dr. Nurdin Budiyanto, M.Pd menyampaikan pesan mengenai makna kelahiran dan perjalanan kehidupan manusia. Beliau mengajak siswa melihat perjalanan mereka sendiri. Siswa kelas 12 akan segera lulus, kelas 11 akan naik ke kelas 12, sementara kelas 10 akan melanjutkan ke tingkat berikutnya. Setiap orang memiliki tahapan kehidupan yang berbeda dan semuanya merupakan bagian dari perjalanan yang harus dijalani. Hal tersebut juga dikaitkan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang selalu diperingati setiap tahun melalui Maulid Nabi. Peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mengenang kelahiran, perjuangan, dan keteladanan Rasulullah SAW. Di tengah penyampaiannya, Bapak Dr. Nurdin Budiayanto, M.Pd memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa. Siswa yang berani menjawab mendapatkan hadiah sehingga suasana menjadi lebih hidup dan penuh antusias. Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah dari Ustadz Andri Hasanudin, S.Q., M.HI. Beliau menjelaskan bahwa Al-Qur’an memiliki berbagai kandungan, di antaranya berkaitan dengan akidah, syariah, dan tuntunan kehidupan. Dalam tausiah tersebut, Ustadz Andri turut menyampaikan kisah tentang penciptaan manusia. Malaikat Jibril diperintahkan Allah SWT untuk mencari tanah yang akan digunakan dalam penciptaan manusia. Dari situlah manusia memiliki perbedaan satu sama lain, baik dari bentuk, sifat, maupun kemampuan. Semua merupakan bagian dari kebesaran Allah SWT yang menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya. Tausiah berikutnya disampaikan oleh KH. Ahmad Daerobih. Beliau membahas kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW dan peristiwa pasukan Abrahah yang hendak menghancurkan Ka’bah, sebagaimana dikisahkan dalam Surah Al-Fil. Beliau juga menyampaikan tentang Wadi Muhassir, tempat yang berkaitan dengan kehancuran pasukan Abrahah. Dari kisah tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya berhati-hati terhadap tempat dan lingkungan yang dapat membawa pengaruh buruk. Salah satu pesan yang disampaikan adalah, “Kalau ingin menjadi lebih baik, perhatikan orangnya dan perhatikan lingkungannya.” Pesan ini menjadi pengingat bagi siswa bahwa pergaulan dan lingkungan memiliki pengaruh terhadap kebiasaan dan sikap seseorang. Setelah seluruh rangkaian acara selesai, kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Ahmd Mubarok, MM. Seluruh peserta mengikuti doa dengan khidmat sebelum acara resmi ditutup. Peringatan Maulid Nabi kali ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin sekolah, tetapi juga menjadi momentum bagi siswa untuk belajar dari keteladanan Rasulullah SAW. Melalui berbagai pesan yang disampaikan, siswa diajak untuk menghargai setiap proses kehidupan, memperkuat keimanan, serta memilih pergaulan dan lingkungan yang baik. Dengan tema “Internalisasi Sifat Nubuwah pada Gen Z untuk Menciptakan Masyarakat Madani,” semoga nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan ini tidak berhenti di aula, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 145 Views
SMK TI DWIGUNA MELAKSANAKAN SIDANG LAPORAN PKL 2026
Depok, 31 Agustus 2026 – SMK TI Dwiguna Depok melaksanakan Sidang Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting bagi siswa setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan PKL di berbagai dunia usaha dan dunia industri. Dalam kegiatan tersebut, para siswa menulis laporan yang telah mereka susun berdasarkan pengalaman selama melaksanakan PKL. Setiap siswa diberikan kesempatan untuk menjelaskan berbagai kegiatan yang dilakukan, pengetahuan yang diperoleh, serta pengalaman yang diperoleh selama berada di lingkungan kerja. Sidang laporan PKL juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab. Melalui sesi ini, siswa dituntut untuk memahami isi laporan yang mereka buat sekaligus mampu mempertanggungjawabkan pengalaman dan kegiatan yang telah dijalani selama PKL. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk melatih kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, berpikir kritis, dan sikap profesional . Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi siswa SMK dalam menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Pelaksanaan PKL sendiri memberikan pengalaman nyata kepada siswa mengenai bagaimana dunia kerja berlangsung. Berbagai tugas dan tanggung jawab yang mereka jalani selama PKL diharapkan dapat membantu siswa memahami hubungan antara kompetensi yang dipelajari di sekolah dengan kebutuhan di dunia industri. Melalui Sidang Laporan PKL ini, SMK TI Dwiguna terus mendorong siswa untuk mampu menyebarkan pengalaman yang telah diperoleh dan menjadikannya sebagai pembelajaran untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih siap, mandiri, dan bertanggung jawab. Dengan terlaksananya kegiatan pada 31 Agustus 2026 ini, diharapkan seluruh pengalaman selama PKL dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menentukan langkah mereka setelah menyelesaikan pendidikan di SMK TI Dwiguna. Sidang Laporan PKL menjadi bukti bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang membentuk kesiapan siswa menghadapi masa depan. 20 Views
Kenalkan Lingkungan dan Budaya Sekolah, SMK TI Dwiguna Sukses Gelar MPLS
“ Selamat datang di SMK TI Dwiguna !” Kalimat tersebut menjadi awal dari perjalanan para peserta didik baru yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027. Selama 8–11 Juli 2026, suasana sekolah dipenuhi wajah-wajah baru, semangat, rasa penasaran, dan tentunya pengalaman yang tidak terlupakan. MPLS bukan hanya tentang memperkenalkan gedung dan lingkungan sekolah. Dalam kegiatan ini, para siswa baru diajak untuk mengenal lebih dekat kehidupan sekolah, tata tertib, guru, teman-teman baru, kegiatan ekstrakurikuler, hingga cara menjadi pelajar yang bijak di era digital. Hari Pertama: Awal Kenalan dan Keseruan Baru Hari pertama MPLS dimulai dengan registrasi peserta. Satu per satu siswa baru datang dan melakukan proses registrasi sebelum bergabung dalam rangkaian kegiatan yang sudah disiapkan. Diawali dengan Beragam panitia osis sekaligus pembagian kelompok mpls. Dari dalam suasana mulai mencair. Siswa yang sebelumnya belum saling mengenal mulai berinteraksi dan bergabung dengan teman-teman dalam kelompok masing-masing. Selanjutnya Bapak Suhendri, S.Pd. , selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, memberikan berbagai hal kepada seluruh peserta MPLS. Beliau memberikan Arahan dan motivasi agar para siswa baru dapat mengikuti kegiatan dengan baik serta mulai membiasakan diri dengan lingkungan sekolah yang baru. Momen yang tidak kalah penting adalah upacara pembukaan MPLS yang dipimpin oleh Bapak Maman Fernandy, S.Kom., M.Pd. Dengan dilaksanakannya upacara tersebut, secara resmi rangkaian MPLS SMK TI Dwiguna Tahun Pelajaran 2026/2027 dimulai. Upacara Usai, suasana kembali dibuat lebih santai dengan penampilan tari dari ekstrakurikuler tari SMK TI Dwiguna. Penampilan tersebut berhasil menarik perhatian para peserta sekaligus menunjukkan bahwa SMK TI Dwiguna tidak hanya fokus pada bidang akademik dan teknologi, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan kreativitas. Hari pertama pun berakhir. Para peserta melakukan persiapan untuk pulang dan kembali mengikuti kegiatan MPLS pada hari berikutnya dengan semangat yang baru. Mengenal Aturan, Bukan Sekadar Menghafalnya Memasuki hari berikutnya, peserta MPLS mendapatkan materi mengenai tata tertib sekolah dan Wawasan Wiyata Mandala yang disampaikan oleh Bapak Suhendri, S.Pd. Materi ini menjadi salah satu bagian penting karena siswa baru mulai dikenalkan dengan aturan dan kebiasaan yang berlaku di lingkungan sekolah. Bukan hanya soal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, tetapi juga bagaimana menjadi siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjaga sikap selama berada di lingkungan sekolah. Bagi siswa baru, materi ini menjadi bekal agar mereka tidak hanya mengetahui peraturan tentang sekolah, tetapi juga memahami alasan pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Belajar Melindungi Diri dari Kekerasan. MPLS kali ini juga membahas hal yang tidak kalah penting, yaitu materi anti kekerasan yang disampaikan oleh pihak kepolisian. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Mereka juga diajak untuk memahami bahwa tindakan kekerasan, baik secara fisik maupun verbal, dapat memberikan dampak bagi orang lain. Melalui materi ini, diharapkan para peserta didik baru dapat menciptakan suasana sekolah yang lebih positif, saling menghargai, dan jauh dari tindakan kekerasan. Jangan Asal Klik! Belajar Jadi Pengguna Digital yang Cerdas. Sebagai siswa SMK TI Dwiguna, tentu kemampuan menggunakan teknologi menjadi hal yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pembekalan mengenai literasi digital menjadi salah satu kegiatan yang menarik dalam MPLS tahun ini. Materi yang disampaikan oleh pihak Kominfo membahas beberapa hal yang sering ditemui oleh anak muda di dunia digital, seperti hoaks, cyberbullying, jejak digital, dan etika digital. Para siswa diingatkan untuk tidak langsung percaya dengan informasi yang beredar di media sosial. Sebelum membagikan sebuah informasi, penting untuk memeriksa terlebih dahulu apakah informasi tersebut benar atau hanya berita palsu. Pembahasan mengenai cyberbullying juga menjadi hal yang penting. Candaan di media sosial yang dianggap biasa oleh satu orang belum tentu diterima dengan cara yang sama oleh orang lain. Oleh karena itu, siswa diajak untuk lebih berhati-hati dalam berkomentar dan berinteraksi di dunia maya. Yang menarik, siswa juga diperkenalkan dengan istilah jejak digital. Apa yang kita unggah hari ini bisa saja masih ditemukan di kemudian hari. Oleh karena itu, berpikir sebelum mengunggah sesuatu menjadi kebiasaan yang perlu dimiliki sejak sekarang. Hari Terakhir: Makin Kenal, Makin Dekat Tak terasa, rangkaian MPLS sudah memasuki hari terakhir. Suasana yang awalnya masih dipenuhi rasa canggung perlahan berubah menjadi lebih akrab. Pada hari terakhir, peserta mendapat kesempatan untuk berkenalan dengan dewan guru SMK TI Dwiguna. Para siswa pun mulai mengenal siapa saja guru yang kelak akan menemani dan membimbing mereka selama menempuh pendidikan di sekolah. Kegiatan semakin menarik dengan adanya penampilan video ekstrakurikuler. Melalui video tersebut, para siswa baru diperkenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di SMK TI Dwiguna. Bagi siswa yang memiliki hobi olahraga, seni, maupun bidang lainnya, ekstrakurikuler tentu bisa menjadi tempat untuk menyalurkan minat sekaligus mengembangkan kemampuan. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, tibalah saatnya penutupan MPLS SMK TI Dwiguna Tahun Pelajaran 2026/2027. Empat hari yang sebelumnya terasa panjang ternyata berlalu begitu cepat. Dari yang awalnya datang sebagai siswa baru dengan wajah penuh rasa penasaran, kini mereka mulai mengenal lingkungan sekolah, guru, teman-teman, serta berbagai kegiatan yang ada di dalamnya. Bukan Sekadar Pengenalan MPLS 2026/2027 menjadi awal dari cerita baru bagi seluruh peserta didik baru SMK TI Dwiguna. Banyak hal yang mereka dapatkan selama kegiatan, mulai dari mengenal sekolah, memahami tata tertib, membangun pertemanan, belajar tentang anti kekerasan, hingga memahami pentingnya makna bijak di dunia digital. Setelah MPLS berakhir, para siswa akan menjalani hari-hari baru sebagai bagian dari keluarga besar SMK TI Dwiguna. Akan ada banyak pelajaran, tugas, pertemanan, pengalaman, tantangan, dan tentunya kesempatan untuk meraih prestasi. Selamat datang, siswa-siswi baru SMK TI Dwiguna! Jadikan MPLS ini sebagai langkah pertama untuk mengenal, mempelajari, mengembangkan, dan menciptakan cerita terbaik selama berada di SMK TI Dwiguna. MPLS 2026/2027 — Awal Cerita Baru, Semangat Baru, Prestasi Menanti! 102 Views
Takhta Apresiasi: Bakti Dwiguna untuk Guru
DEPOK – Suasana di Aula Lantai 4 SMK TI Dwiguna tampak berbeda pada Selasa pagi, 25 November 2025. Ruangan yang biasanya menjadi pusat kegiatan teknis dan seminar teknologi ini, kini dipenuhi oleh ratusan siswa dan jajaran pendidik yang berdiri tegak dalam balutan seragam resmi. Mereka berkumpul untuk memberikan penghormatan tertinggi kepada para guru dalam upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025. Menghormati Sosok di Balik Layar Kesuksesan Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dengan suasana yang sangat khidmat dan menggema di seluruh penjuru aula. Meski dilaksanakan di dalam ruangan, prosesi penghormatan bendera Merah Putih tetap berlangsung dengan penuh wibawa, diiringi lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang menyentuh hati. Dalam amanatnya, Pembina Upacara menyampaikan pesan penting tentang peran guru yang melampaui sekadar pemberi materi pelajaran. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, sosok guru tetap menjadi pilar utama dalam membangun integritas dan karakter siswa. “Teknologi adalah alat yang hebat, namun guru adalah inspirasi di baliknya. Di SMK TI Dwiguna, kita tidak hanya mencetak ahli teknologi yang cerdas, tetapi juga pribadi yang memiliki adab dan kepedulian sosial,” tegasnya. Persembahan Manis di Atas Panggung Usai upacara formal, suasana di Aula Lantai 4 berubah menjadi penuh haru dan keceriaan. Panggung utama menjadi pusat perhatian saat perwakilan siswa memberikan kejutan berupa buket bunga dan bingkisan kasih kepada seluruh guru. Momen haru menyelimuti ruangan saat beberapa siswa membacakan puisi tentang dedikasi tanpa pamrih seorang pendidik. Sebagai sekolah berbasis teknologi, siswa juga memanfaatkan fasilitas audio-visual aula untuk menayangkan Video Dokumenter Pendek. Video tersebut menampilkan kompilasi momen-momen berkesan selama proses belajar mengajar, memperlihatkan sisi humanis para guru saat membimbing siswa di laboratorium komputer maupun di ruang kelas. Sinergi Menuju Masa Depan Kepala SMK TI Dwiguna menyampaikan bahwa perayaan di aula tahun ini terasa lebih hangat dan penuh kekeluargaan. Momentum Hari Guru ini menjadi ajang untuk memperkuat hubungan antara guru dan siswa agar selaras dalam menghadapi tantangan dunia industri. “Guru-guru kami adalah pejuang ilmu yang terus mengasah kemampuan agar tetap relevan dengan zaman. Hari ini adalah bentuk apresiasi kecil untuk dedikasi besar yang mereka berikan setiap harinya,” ungkap pihak sekolah. Acara ditutup dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, dan sesi foto bersama di area panggung. Senyum bahagia terpancar dari wajah para guru, menyiratkan semangat baru untuk terus mengabdi dan mencetak generasi unggul bagi Indonesia. Selamat Hari Guru Nasional 2025. Terima kasih atas setiap ilmu dan dedikasi yang tak terhingga. 364 Views
Satu Langkah di Depan bersama Axioo Class Program SMK TI Dwiguna.
DEPOK, 8 November 2025 – Langkah besar menuju standardisasi industri kembali diambil oleh SMK TI Dwiguna. Tepat pukul 08.00 WIB pagi ini, aula sekolah dipenuhi oleh semangat inovasi dalam acara Sosialisasi dan Pelatihan Kelas Axioo, sebuah program kolaborasi strategis bertajuk “Bersama Membangun Masa Depan Siswa/i”. Kerja sama dengan Axioo Indonesia ini merupakan komitmen nyata sekolah dalam memangkas jarak antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan nyata dunia kerja (DUDI). Lebih dari Sekadar Kelas Biasa Dalam sesi sosialisasi ini, para siswa dan orang tua diberikan pandangan mendalam mengenai keunggulan Axioo Class Program. Program ini bukan hanya tentang pengadaan perangkat teknologi, melainkan sebuah ekosistem pembelajaran yang terintegrasi, meliputi: Kurikulum Berbasis Industri: Materi pelajaran yang disinkronisasi langsung dengan standar teknisi dan tenaga ahli di Axioo. Sertifikasi Internasional: Siswa berkesempatan mendapatkan sertifikat resmi yang diakui secara global, memberikan “tiket emas” saat melamar pekerjaan nantinya. Prioritas Kerja: Lulusan dari kelas Axioo mendapatkan akses khusus untuk berkarir di jaringan industri Axioo maupun mitra-mitranya. Pelatihan Langsung: Merasakan Teknologi Terkini Setelah sesi sosialisasi, acara dilanjutkan dengan pelatihan intensif bagi para siswa. Di bawah bimbingan instruktur ahli, siswa diajak mengenal lebih dekat teknologi perangkat keras (hardware) terbaru dan bagaimana standar kerja profesional diterapkan di pabrikasi teknologi. “Kami tidak ingin siswa hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi menjadi ahli yang mampu merakit, memperbaiki, dan mengembangkan teknologi tersebut. Bersama Axioo, kita membangun fondasi yang kuat untuk masa depan mereka,” ujar perwakilan manajemen SMK TI Dwiguna dalam sambutannya. Membangun Masa Depan Sejak Dini Tema “Bersama Membangun Masa Depan” yang diangkat bukan sekadar slogan. Melalui kelas khusus ini, SMK TI Dwiguna bertransformasi menjadi pusat keunggulan (Center of Excellence) yang menyiapkan siswa untuk: Siap Kerja: Memiliki keahlian teknis yang matang. Siap Kuliah: Dengan logika berpikir dan teknis yang sudah teruji. Siap Berwirausaha: Membuka jasa layanan teknologi dengan standar resmi. Antusiasme Peserta Sejak dimulai pukul 08.00 WIB, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi tanya jawab. Banyak orang tua siswa merasa optimis bahwa program ini adalah investasi terbaik untuk karier anak-anak mereka di tengah ketatnya persaingan industri digital saat ini. Dengan dimulainya pelatihan ini, SMK TI Dwiguna kembali membuktikan posisinya sebagai sekolah kejuruan yang progresif dan selalu selangkah lebih maju dalam mengadopsi tren industri global. 349 Views
Membangun Jiwa Pemimpin di Dinginnya Puncak: LDKS SMK TI Dwiguna 2025 Sukses Digelar!
CISARUA, 16 Oktober 2025 – Kabut tipis dan udara segar Vila Alestha, Cisarua, Kabupaten Bogor, menjadi saksi lahirnya calon-calon pemimpin masa depan dari SMK TI Dwiguna. Selama dua hari satu malam, tepatnya pada 15-16 Oktober 2025, para siswa terpilih mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dengan penuh antusiasme dan disiplin tinggi. Bukan sekadar kegiatan luar ruangan biasa, LDKS tahun ini mengusung misi membentuk karakter siswa yang tangguh, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan di era digital. Transformasi Diri di Lereng Gunung Kegiatan dimulai dengan apel pembukaan yang khidmat, di mana semangat kemandirian mulai ditanamkan. Lokasi Vila Alestha yang jauh dari hiruk-pikuk kota dipilih secara khusus untuk memberikan suasana reflektif sekaligus menantang bagi para peserta. Selama dua hari, para siswa digembleng dengan berbagai agenda padat, di antaranya: Wawasan Kepemimpinan: Materi mengenai manajemen organisasi dan teknik pengambilan keputusan di bawah tekanan. Character Building: Simulasi mental untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab individu. Outbound & Team Building: Permainan strategi di alam terbuka yang memaksa peserta untuk menurunkan ego dan mengutamakan kerja sama tim. Malam Keakraban: Sesi api unggun yang menjadi momen emosional untuk mempererat ikatan persaudaraan antar siswa. Disiplin di Atas Segalanya Salah satu poin utama dalam LDKS kali ini adalah penerapan disiplin waktu dan etika. Panitia menekankan bahwa seorang pemimpin hebat bukan hanya mereka yang pandai bicara, tetapi mereka yang mampu memimpin dirinya sendiri sebelum memimpin orang lain. “LDKS di Vila Alestha ini adalah kawah candradimuka bagi siswa. Kami ingin mereka pulang membawa mentalitas baru—mentalitas seorang pemenang yang siap berkontribusi bagi sekolah dan masyarakat,” ujar Pembina OSIS SMK TI Dwiguna di sela-sela kegiatan. Momen Tak Terlupakan di Vila Alestha Meski suhu udara Puncak cukup menusuk tulang, semangat para peserta tidak surut. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa momen paling berkesan adalah saat melakukan jurit malam dan navigasi tim di lingkungan sekitar vila. “Di sini kami belajar bahwa komunikasi adalah kunci. Tanpa kerja sama, tantangan sesederhana apa pun akan terasa berat,” ungkapnya. Penutupan LDKS ditandai dengan prosesi pengukuhan yang simbolis. Dengan berakhirnya kegiatan ini pada 16 Oktober, diharapkan pengurus organisasi siswa di SMK TI Dwiguna memiliki bekal yang kuat untuk menjalankan program-program inovatif setahun ke depan. 264 Views