Setelah bergelut dengan tumpukan tugas dan ujian semester yang menguras otak, tiba saatnya bagi siswa-siswi SMK TI Dwiguna untuk “lepas landas” dari rutinitas akademik. Pada tanggal 11 hingga 12 Desember 2025, kampus kita tercinta berubah menjadi arena unjuk gigi bagi para talenta muda dalam ajang Classmeet Semester Ganjil 2025. Tahun ini, atmosfer sekolah terasa berbeda. Teriakan dukungan, tawa, dan semangat kompetisi yang sehat menyelimuti setiap sudut sekolah. Tidak hanya sekadar mengisi waktu luang, Classmeet kali ini benar-benar menjadi ajang pembuktian bahwa siswa SMK TI Dwiguna tidak hanya jago di depan komputer, tapi juga tangguh di lapangan dan kreatif di atas panggung. Lima Cabang, Satu Semangat! Panitia tahun ini menyuguhkan kombinasi lomba yang pas banget, mulai dari olahraga fisik, asah otak, hingga hiburan. Ini dia ringkasannya: Futsal & Badminton: Lapangan menjadi saksi bisu adu teknik dan ketahanan fisik. Smash-smash tajam dan gol-gol spektakuler tercipta, membuktikan sportivitas adalah harga mati. Mobile Legends (MLBB): Sebagai sekolah berbasis Teknologi Informasi, cabang e-sport ini tentu jadi primadona. Strategi draft pick dan kerja sama tim yang solid menjadi kunci untuk meraih gelar juara di Land of Dawn. Catur: Di sudut yang lebih tenang namun penuh ketegangan, para “grandmaster” sekolah beradu strategi. Satu langkah salah bisa berarti Checkmate! Karaoke: Inilah ajang bagi para calon bintang. Dari lagu galau hingga lagu penuh semangat, panggung karaoke berhasil mengocok perut sekaligus memukau audiens dengan suara-suara emas siswa SMK TI Dwiguna. Lebih dari Sekadar Juara Tujuan utama Classmeet ini bukan hanya soal siapa yang membawa pulang piala atau hadiah, tapi soal mempererat tali persaudaraan antar kelas. Siswa kelas X, XI, hingga XII melebur jadi satu dalam semangat kebersamaan. “Classmeet ini adalah momen kita untuk recharge energi. Menang itu bonus, tapi kebersamaan dan kegembiraan bareng teman-teman itu yang paling utama,” ujar salah satu peserta dengan penuh semangat. Terima kasih untuk seluruh panitia, guru, dan peserta yang sudah berpartisipasi menyukseskan acara ini. Sampai jumpa di Classmeet semester depan dengan kejutan yang lebih seru! 234 Views
Bekal PKL: Transformasi Diri Menuju Profesional Muda. 🎓
DEPOK, 13 November 2025 – Langkah awal menuju dunia kerja profesional resmi dimulai bagi siswa SMK TI Dwiguna. Pada hari ini, Kamis, 13 November 2025, sekolah mengadakan agenda krusial yaitu Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Acara yang mengusung tema besar “Transformasi Diri Melalui PKL: Jadi Pribadi Mandiri, Adaptif, dan Bertanggung Jawab” ini digelar di Aula Lantai 4 SMK Kebersamaan mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan mental dan keterampilan siswa sebelum mereka ditempatkan di berbagai perusahaan mitra industri. Menempa Mental di Luar Bangku Sekolah Hadir sebagai narasumber utama adalah Kak Ramadhani Irdiansyah, S.Pi., seorang praktisi yang memberikan sudut pandang segar mengenai tantangan di dunia kerja nyata. Dalam paparannya, Kak Ramadhani menekankan bahwa PKL bukan sekadar syarat kelulusan, melainkan momentum emas untuk melakukan transformasi diri. “Dunia industri tidak hanya mencari orang yang pintar secara teori, tapi mereka mencari pribadi yang mandiri dan cepat beradaptasi. Di tempat PKL nanti, kalian bukan lagi sekadar siswa, tapi bagian dari sebuah tim profesional,” ujar Kak Ramadhani di depan para peserta. Tiga Pilar Utama: Mandiri, Adaptif, dan Bertanggung Jawab Pembekalan kali ini menitikberatkan pada tiga karakter utama yang harus dimiliki siswa saat berada di lingkungan kerja: Mandiri: Kemampuan untuk menyelesaikan tugas dengan inisiatif tinggi tanpa harus selalu menunggu instruksi detail. Adaptif: Kelincahan dalam menyesuaikan diri dengan budaya perusahaan, teknologi baru, dan lingkungan sosial yang beragam. Bertanggung Jawab: Memiliki integritas tinggi terhadap jam kerja, kerahasiaan data perusahaan, dan kualitas hasil pekerjaan. Simulasi dan Etika Profesi Selain materi motivasi, siswa juga dibekali dengan aspek teknis dan etika, mulai dari tata cara berpakaian profesional, cara berkomunikasi yang sopan dengan atasan, hingga cara menyusun laporan PKL yang sistematis. Pihak sekolah menegaskan bahwa selama masa PKL, setiap siswa membawa nama baik almamater SMK TI Dwiguna. Oleh karena itu, kedisiplinan yang selama ini dipupuk di sekolah harus diimplementasikan secara maksimal di perusahaan masing-masing. Antusiasme Menuju Babak Baru Aula Lantai 4 menjadi saksi antusiasme para siswa yang silih berganti mengajukan pertanyaan mengenai dinamika di dunia kerja. Banyak siswa merasa pembekalan ini memberikan gambaran nyata yang mengurangi rasa cemas mereka dalam menghadapi lingkungan baru. “Melalui pembekalan dari Kak Ramadhani, saya jadi lebih paham bahwa sikap (attitude) ternyata sama pentingnya dengan keahlian teknis IT yang saya miliki,” ungkap salah satu siswa peserta pembekalan. Dengan selesainya kegiatan ini, diharapkan siswa SMK TI Dwiguna tidak hanya membawa pulang ilmu pengetahuan, tetapi juga kesiapan mental untuk bertransformasi menjadi tenaga kerja muda yang unggul dan berdaya saing global. 244 Views
Lawan Burnout: SMK TI Dwiguna Gelar Seminar Kesehatan Mental
DEPOK, 12 November 2025 – Tekanan tugas sekolah, tuntutan kejuruan, hingga persiapan memasuki dunia kerja seringkali membuat siswa SMK merasa kelelahan secara mental. Memahami fenomena ini, SMK TI Dwiguna menggelar seminar kesehatan mental yang sangat relevan bagi siswa kelas XI dengan tajuk “Kenali, Hadapi, dan Pulihkan: Mengatasi Burnout di Kalangan Siswa SMK”. Bertempat di Aula Lantai 4 SMK TI Dwiguna, acara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini menjadi ruang aman bagi para siswa untuk bicara jujur tentang kondisi kesehatan mental mereka. Mengenal Gejala Burnout Sejak Dini Hadir sebagai pembicara utama adalah Kak Isna Sulastia Rahma, S.Pd., Kons., seorang praktisi konseling yang sangat berpengalaman di bidang remaja. Dalam sesi yang interaktif, Kak Isna menjelaskan bahwa burnout bukan sekadar rasa lelah biasa setelah belajar, melainkan kondisi stres kronis yang membuat siswa kehilangan motivasi. “Jangan remehkan rasa lelah yang membuat kalian kehilangan minat pada hobi atau pelajaran. Itu adalah sinyal dari tubuh. Kita harus mengenali tandanya, menghadapi penyebabnya, dan tahu cara memulihkannya,” ujar Kak Isna di hadapan ratusan siswa kelas XI. Strategi: Kenali, Hadapi, dan Pulihkan Seminar ini dibagi menjadi tiga fase penting sesuai dengan tema yang diangkat: Kenali: Mengajarkan siswa cara membedakan antara stres belajar normal dan gejala burnout yang serius. Hadapi: Memberikan teknik manajemen waktu yang efektif serta keberanian untuk berkomunikasi dengan guru atau orang tua saat merasa tertekan. Pulihkan: Sesi praktik langsung teknik relaksasi pernapasan dan mindfulness untuk membantu siswa menenangkan pikiran di tengah padatnya jadwal praktik sekolah. Mengapa Siswa Kelas XI? Pemilihan siswa kelas XI sebagai peserta bukan tanpa alasan. Masa ini dianggap sebagai masa transisi yang krusial, di mana beban praktik produktif mulai meningkat dan persiapan Praktik Kerja Lapangan (PKL) sudah di depan mata. Kepala SMK TI Dwiguna dalam sambutannya menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan ini. “Di sekolah kebersamaan ini, kami ingin memastikan tidak ada siswa yang merasa berjuang sendirian. Prestasi akademik itu penting, tapi kesehatan mental siswa adalah yang utama,” ungkapnya. 257 Views
Pelatihan Digital Copywriting AI Batch 1 sukses digelar di SMK TI Dwiguna
DEPOK, 7 Oktober 2025 – Suasana di SMK TI Dwiguna hari ini terasa berbeda. Antusiasme meluap saat sekolah kedatangan tamu istimewa dari Pusat Pengembangan Literasi Digital, BPSDM Komdigi, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah misi untuk membekali generasi muda dengan senjata digital masa depan. Melalui program Batch 1 Pelatihan Digital Copywriting dengan Kecerdasan Buatan (AI), para siswa diajak untuk menyelami dunia penulisan kreatif yang berkolaborasi dengan teknologi mutakhir. Menjembatani Imajinasi dan Teknologi Di era digital yang serba cepat, kemampuan menulis saja tidak cukup. Dalam sambutannya, perwakilan dari BPSDM Komdigi menekankan bahwa copywriting adalah jantung dari pemasaran digital, dan AI adalah mesin penggeraknya. “Kami ingin siswa SMK TI Dwiguna tidak hanya menjadi penonton dalam revolusi AI, tapi menjadi pemain kunci yang mampu mengarahkan teknologi ini untuk menciptakan konten yang persuasif dan berdampak,” ujar salah satu instruktur dari Komdigi. Apa yang Dipelajari di Batch 1? Pelatihan intensif yang berlangsung sepanjang hari ini fokus pada beberapa pilar utama: The Power of Words: Memahami psikologi konsumen di balik sebuah teks iklan. AI Prompt Engineering: Teknik memberikan perintah kepada AI (seperti ChatGPT atau Gemini) agar menghasilkan naskah iklan yang unik dan tidak kaku. Ethical AI: Diskusi mendalam mengenai batasan etika dan orisinalitas dalam menggunakan kecerdasan buatan. Praktik Langsung: Siswa ditantang membuat kampanye digital untuk produk UMKM lokal menggunakan tools AI pilihan. Langkah Nyata Menuju Lulusan Unggul Kepala Sekolah SMK TI Dwiguna menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Kementerian Komdigi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kurikulum sekolah tetap relevan dengan kebutuhan industri. “Kedatangan tim literasi digital pusat ke sekolah kami adalah sebuah kehormatan. Ini adalah bukti bahwa SMK TI Dwiguna berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya mahir teknis, tapi juga cerdas secara literasi digital,” ungkapnya. Harapan untuk Masa Depan Pelatihan Batch 1 ini diharapkan menjadi pemantik bagi rangkaian pelatihan berikutnya. Dengan penguasaan AI di bidang copywriting, para siswa SMK TI Dwiguna kini memiliki nilai tawar lebih—baik untuk terjun ke dunia kerja, menjadi freelancer, maupun membangun startup mereka sendiri. 254 Views
Lentera Baru Paskaradar: Memulai Cerita di PTA 2025.
DEPOK – Suasana penuh semangat dan jiwa korsa menyelimuti kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Paskaradar yang berlangsung pada Jumat-Sabtu, 19-20 September 2025. Acara ini menjadi pintu gerbang utama bagi para calon penegak untuk secara resmi bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Ambalan Paskaradar. Transformasi Menuju Pramuka Penegak :Kegiatan PTA tahun ini mengusung tema kemandirian dan kepemimpinan di era digital. Selama dua hari satu malam, para peserta diajak untuk keluar dari zona nyaman, meninggalkan rutinitas harian, dan melebur dalam berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengasah ketangkasan serta kecerdasan emosional. ”PTA bukan sekadar perkemahan biasa. Ini adalah proses transisi dari penggalang menuju penegak, di mana tanggung jawab dan kemandirian mulai ditempa secara nyata,” ujar salah satu Pembina Pramuka Paskaradar dalam upacara pembukaan. Agenda kegiatan disusun secara padat namun edukatif, di antaranya: 1. Dinamika Kelompok: Mengasah kerja sama tim melalui berbagai permainan lapangan.2. Materi Kepramukaan & Adat Ambalan: Mengenal lebih dalam sejarah, struktur, dan aturan main (adat) yang ada di Paskaradar.3. Api Unggun Persaudaraan: Menjadi momen puncak di malam hari, di mana seluruh peserta dan panitia berkumpul untuk berbagi penampilan seni dan merenungi makna dasadharma dalam hangatnya api unggun.4. Jelajah Malam/Hiking: Menguji keberanian dan ketangguhan fisik melalui rute yang telah disiapkan oleh panitia. Sinergi dan Kebersamaan :Keberhasilan acara ini tidak lepas dari kerja keras dewan ambalan serta dukungan penuh dari pihak sekolah. Kehadiran para alumni dan purna tugas Paskaradar juga menambah motivasi bagi para peserta, memberikan gambaran bahwa ikatan di Ambalan Paskaradar bukan hanya sebatas di sekolah, melainkan sebuah persaudaraan seumur hidup. Harapan untuk Masa Depan :Dengan berakhirnya kegiatan pada 20 September 2025, para tamu ambalan resmi diterima menjadi bagian dari keluarga Paskaradar. Diharapkan, tunas-tunas muda ini mampu membawa perubahan positif, disiplin dalam belajar, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Trisatya dan Dasadharma dalam kehidupan sehari-hari. Selamat datang, anggota baru Paskaradar! Mari tunjukkan bakti untuk negeri. Kegiatan Siswa, Pendidikan dan Pelatihan Sinergi Masa Depan: SMK TI Dwiguna Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Eksklusif “Axioo Class Program” Lhatifah ZahraJanuary 23, 2026 Kegiatan Siswa, Pendidikan dan Pelatihan Membangun Jiwa Pemimpin di Dinginnya Puncak: LDKS SMK TI Dwiguna 2025 Sukses Digelar! Lhatifah ZahraJanuary 23, 2026 Artikel HARI AIDS SEDUNIA: Mengingat, Menghormati, dan Beraksi Jurnalis DwigunaDecember 1, 2025 Artikel Disiplin atau kekerasan? batas yang sering dilanggar di sekolah Jurnalis DwigunaNovember 21, 2025 Kegiatan Siswa, Pendidikan dan Pelatihan Bekal PKL: Transformasi Diri Menuju Profesional Muda. 🎓 Lhatifah ZahraNovember 13, 2025 261 Views
Meneladani Akhlak, Membangun Generasi Cerdas Beradab ✨
DEPOK – Suasana khidmat menyelimuti Aula Lantai 4 SMK Kebersamaan pada Kamis (11/09/2025). Ratusan siswa-siswi beserta guru dan staf SMK TI Dwiguna berkumpul dengan penuh antusias untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk mempererat ukhuwah dan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah. Acara dibuka dengan penampilan memukau dari Tim Hadroh Syubbanul Akhyar. Lantunan selawat yang diiringi tabuhan rebana yang harmonis berhasil membawa suasana menjadi teduh dan religius. Seluruh jamaah yang hadir tampak larut dalam lantunan pujian kepada Baginda Nabi, menciptakan energi positif sebelum memasuki acara inti. Tausiyah Penyejuk HatiPuncak acara diisi oleh ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Ahmad Daroji, S.Ag., MM. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya bagi generasi muda, khususnya siswa SMK TI Dwiguna, untuk tidak hanya cerdas secara intelektual dan teknologi, tetapi juga memiliki akhlakul karimah. ”Menjadi ahli IT atau tenaga profesional itu hebat, tapi menjadi pribadi yang jujur dan rendah hati seperti Rasulullah adalah kunci kesuksesan yang sesungguhnya di masa depan,” ujar KH. Ahmad Daroji di hadapan para siswa.Beliau menyampaikan materi dengan gaya yang ringan namun sarat makna, sesekali diselingi humor yang membuat para siswa tetap fokus menyimak hingga akhir acara. Harapan Besar dari Sekolah :Pihak sekolah berharap melalui peringatan ini, siswa-siswi SMK TI Dwiguna dapat mengimplementasikan sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW—seperti jujur (Siddiq), dapat dipercaya (Amanah), cerdas (Fatonah), dan komunikatif (Tablig)—dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam praktik kerja nantinya. Acara yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan keluarga besar SMK TI Dwiguna. semangat kebersamaan tetap terasa sangat kental hingga acara ditutup. 253 Views